Jawabannya bukan karena kamu kurang disiplin. Jawabannya ada di arsitektur otakmu.
Psikologi Gelap Uang membongkar mekanisme psikologis — dari reward prediction error, loss aversion, hingga hedonic adaptation — yang menjelaskan mengapa manusia secara sistematis membuat keputusan finansial yang merugikan diri sendiri. Buku ini bukan kumpulan tips keuangan. Ini adalah peta tentang bagaimana otakmu memproses uang, bagaimana industri mengeksploitasi proses itu, dan bagaimana kamu bisa mendesain ulang lingkunganmu agar keputusan yang benar menjadi default.
Dibangun di atas riset Daniel Kahneman, Richard Thaler, Dan Ariely, dan peneliti behavioral economics lainnya — diterjemahkan ke bahasa yang bisa dipahami tanpa latar belakang akademis.
Topik yang dibahas mencakup psikologi belanja impulsif dan manufactured urgency, siklus hutang sebagai perangkap kognitif, FOMO finansial dan perbandingan sosial di era media sosial, dinamika uang dalam hubungan dan money scripts, hubungan antara kekayaan dan identitas diri, psikologi investasi dan bias yang merusak portofolio, kecanduan finansial dari judi hingga compulsive buying, siklus bidirectional antara uang dan kesehatan mental, serta choice architecture untuk mendesain keputusan keuangan yang lebih baik.
Buku untuk siapa saja yang ingin memahami mengapa mereka berperilaku seperti itu terhadap uang — dan apa yang bisa dilakukan tentang itu.
Bagas Bantara menulis buku self-help dan psikologi terapan — tentang ketahanan mental, manajemen emosi, dan pengembangan diri yang bisa langsung dipraktikkan. Apa yang ia tulis bukan dari teori — tapi dari yang sudah ia jalani sendiri sebagai single father yang membangun semuanya dari nol. Buku-bukunya tersedia dalam berbagai bahasa.